Rabu, 25 April 2012

#IndonesiaTanpaJIL Dari Sudut Pandang Orang Awam


Assalamu'alaikum sobat blogger dan para pengunjung blog ini, hmmm akhir-akhir ini fenomena pertikaian bisa terjadi dimana saja, nggak cuma di dunia nyata tapi bisa juga di dunia maya. Kali ini tentang sesama umat beragama, entah dari mana awalnya gue sendiri sebagai orang awam masih kurang paham, sebenernya ada apa sih?? Kenapa mereka pada saling benci, saling mencaci, saling menghina hujat dengan satu bahasa yang sama. Pertanda apa ini gue sendiri juga bingung, apakah mereka saling punya dendam pribadi atau punya masalah di masa lalu dan meluas sampe-sampe gue pun jadi ikut penasaran dibuatnya.

Yang paling sering adalah ketika gue bermain twitter ada aja seseorang yang gue follow itu terselip dengan hashtag #IndonesiaTanpaJIL pas gue klik ternyata tentang Agama Islam, lalu apa itu JIL?? kepanjangannya sih Jaringan Islam Liberal dan mereka nggak mau menyebut organisasi. Menurut pengamatan gue sih anggota-anggotanya adalah orang-orang yang punya pemikiran kebebasan dalam segala bidang, salah satunya tentang Agama Islam itu sendiri. Nggak mau terkekang dengan peraturan yang telah ada, gue sih bingung intinya bagaimana aliran tersebut. Disini gue kurang setuju penerapan Agama, Negara, Keluarga dll dengan konsep liberal. Kalo buat yang belum tau silahkan cek di internet aja JIL itu apa, bisa lewat wikipedia, google dll, kalau ingin lebih paham aslinya sih cek kesini aja. Dan awal-awal keberadaan IndonesiaTanpaJIL adalah ketika setelah mereka (JIL) mengadakan demo di Bundaran HI dengan tema IndonesiaTanpaFPI, lalu Umat Muslim bersama ormas-ormas yang lain berinisiatif membuat demo serupa dengan tema IndonesiaTanpaJIL.


[Tanpa FPI]



[Tanpa JIL]


Sedih juga sih melihatnya, yang satu merasa beranggapan benar dan yang lainnya berpendirian benar juga. Udah gitu yang bertikai juga sama-sama beragama Islam, apa nggak malu ya jika dilihat oleh Agama lain. Gue disini bukan mendukung yang besar, yang merasa benar atau apa pun. Coba deh pikir-pikir lagi, jangan sampai gara-gara mengira-kira apa yang sudah dilakukan itu malah menjuruskan menjadi kesalahan yang teramat fatal bagi umat muslim lain jika cuma asal ikut-ikutan. Boleh mendukung tapi utamakan kebenaran, jangan sekedar menghujat tanpa berfikir ulang.
Mau sampai kapan jika begini terus?? mau seluruh dunia tau pun permasalahannya tidak akan selesai, malah akan semakin meluas. Permasalahannya tuh hanya saling ingin membubarkan, kenapa sih nggak mencari jalan keluar bersama, berdiskusi antar umat beragama tanpa kekerasan, tanpa dendam, tanpa amarah dan bisa saling menerima, saling memaafkan, saling mengingatkan dengan baik, saling belajar. Jika cara tersebut sudah sulit dilakukan entah apa jadinya negri ini.

Sebagai umat muslim yang masih teramat awam gue nggak terlalu ambil pusing dengan keadaan seperti ini, gue juga masih banyak belajar tentang Agama Islam. Masih perlu banyak masukan mana yang benar dan mana yang nggak, karena Agama itu bukan cuma mencari kebahagiaan di duniawi namun meraih sekuat tenaga untuk kebahagiaan di akhirat nanti.
Alhamdulillah setelah sekian lama berencana ingin menulis tentang #IndonesiaTanpaJIL Allah SWT memberikan pencerahan lewat Al-Quran dengan Surat Al-Hujuraat (Kamar-Kamar) untuk sobat yang beragama Islam tentu pernah membacanya, semoga bermanfaat. Oia jika belum yuk di baca...


Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

1. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mendahului Allah dan Rasulnya dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

2. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu meninggikan suaramu melebihi suara Nabi, dan janganlah kamu berkata kepadanya dengan suara yang keras, sebagaimana kerasnya suara sebagian kamu terhadap sebagian yang lain, supaya tidak hapus (pahala) amalanmu, sedangkan kamu tidak menyadari.

3. Sesungguhnya orang yang merendahkan suaranya di sisi Rasulullah mereka itulah orang-orang yang telah diuji hati mereka oleh Allah untuk bertakwa. Bagi mereka ampunan dan pahala yang besar.

4. Sesungguhnya orang-orang yang memanggil kamu dari luar kamar(mu) kebanyakan mereka tidak mengerti.

5. Dan kalau sekiranya mereka bersabar sampai kamu keluar menemui mereka sesungguhnya itu lebih baik bagi mereka, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

6. Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.

7. Dan ketahuilah olehmu bahwa di kalanganmu ada Rasulullah. Kalau ia menuruti kemauanmu dalam beberapa urusan benar-benarlah kamu mendapat kesusahan, tetapi Allah menjadikan kamu 'cinta' kepada keimanan dan menjadikan keimanan itu indah di dalam hatimu serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran, kefasikan, dan kedurhakaan. Mereka itulah orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus,

8. sebagai karunia dan ni'mat dari Allah. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

9. Dan kalau ada dua golongan dari mereka yang beriman itu berperang hendaklah kamu damaikan antara keduanya! Tapi kalau yang satu melanggar perjanjian terhadap yang lain, hendaklah yang melanggar perjanjian itu kamu perangi sampai surut kembali pada perintah Allah. Kalau dia telah surut, damaikanlah antara keduanya menurut keadilan, dan hendaklah kamu berlaku adil; sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berlaku adil.

10. Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat.

11. Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.

12. Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.

13. Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

14. Orang-orang Arab Badui itu berkata: "Kami telah beriman". Katakanlah: "Kamu belum beriman, tapi katakanlah 'kami telah tunduk', karena iman itu belum masuk ke dalam hatimu; dan jika kamu taat kepada Allah dan Rasul-Nya, Dia tidak akan mengurangi sedikitpun pahala amalanmu; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."

15. Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang percaya (beriman) kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjuang (berjihad) dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar.

16. Katakanlah: "Apakah kamu akan memberitahukan kepada Allah tentang agamamu, padahal Allah mengetahui apa yang di langit dan apa yang di bumi dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu?"

17. Mereka merasa telah memberi ni'mat kepadamu dengan keislaman mereka. Katakanlah: "Janganlah kamu merasa telah memberi ni'mat kepadaku dengan keislamanmu, sebenarnya Allah, Dialah yang melimpahkan ni'mat kepadamu dengan menunjuki kamu kepada keimanan jika kamu adalah orang-orang yang benar."

18. Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ghaib di langit dan bumi. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.


NB: Dibacanya jangan terburu-buru yaa, perlu ketenangan berfikir agar tiap Ayatnya bisa mengena dalam permasalahan yang dihadapi saat ini. Terutama tentang pertikaian antar umat berAgama, dan tulisan ini bukan untuk menambah masalah. Hanyalah opini pribadi tanpa maksud dan tujuan apa pun yang bersifat negatif.
Wa’alaikum salaam.

76 komentar:

  1. Hihihi aku gak paham.
    Tapi aku rasa di Al-Qur'an sudah jelas ada 'agamamu, agamamu, agamaku, agamaku.'
    Jadi kalau ada segelintir orang yang berpaham liberal ya sumonggo.
    Mau paham yang kayak FPI ya sumonggo.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yoiyoi. Yg ga boleh itu meliberalkan Islam karena kata Allah, "Innaddiina 'indallaahil Islaam". Agama yg diridhoi di sisi Allah adalah Islam. Bukan Islam liberal ;-)

      Ga perlu diembel2i liberal, Islam adalah diin yg sempurna :)

      Firman Allah loh, bukan kata saya :D

      Hapus
  2. Apaan yah *mikir* aku pernah deger kalimat jil teteup aja aku ga paham. Hehe

    BalasHapus
  3. semoga pertikaian antar umat beragama ini nggak makin berlarut-larut ya....

    BalasHapus
  4. iya ya kadang suka malu deh sama agama lain, katanya Islam itu agama kedamaian tapi koq kerjanya berantem aja, baik di dalam negri maupun di luar negri sana.. tapi sebenarnya itu cuma ulah segelintir orang, cuma ulah oknum, yang mungkin bisa jadi atas hasutan non muslim, ingat juga bahwa di surat lain ada ayat yang berbunyi kurang lebih "mereka (noni) tidak akan senang kepada kamu sampai kamu mengikuti mereka" intinya ya itu tadi bisa jadi kekacauan dalam islam juga krn andil mereka, tapi tidak ingin melemparkan kesalahan kepada pihak lain sih.. toh kita pun (orang islam sendiri) turut andil akan hal itu, sudah terlalu banyak kepentingan di kalangan muslim, berkelompok dan ingin menang sendiri.. Wallahu'alam

    BalasHapus
    Balasan
    1. mungkin kita hanya mengaku tp tdk menjalani seperti yg dicontohkan...
      :)

      Hapus
    2. jagalah hati... jangan kau kotori... jagalah hati... lentera hidup ini...:))

      Hapus
  5. saya tidak terlalu mengerti tentang JIL atau FPI, tp saya lebih simpatik terhadap orang-orang yang humanis, katakanlah seperti Gus Dur, Gus Mus, dll.. biarpun mereka mepunyai latar belakang agama yang kuat namun mereka juga mempunyai pemikiran yang terbuka, dan sangat menjunjung tinggi toleransi antar umat beragama. :D

    nice post.. happy blogging aja deh :D

    BalasHapus
  6. kalo menurut ana. . .ana tidak setuju kalo JIL adalah bagian dari ISLAM. . .bagi ana JIL adalah JARINGAN IBLIS LA'NATULLOH
    paham2nya jelas bertentangan Al Qur'an dan Al Hadits. . .bahkan telah berani mengatakan bahwa Al Qur'an sudah tidak relevan lagi. . .Na'udzubillah

    "lakum dinukum waliyadin" bagimu agamamu dan bagiku agamaku, jelas tidak ada toleransi antar umat beragama, bahkan memberi selamat terhadap non muslim pun di haramkan karena dengan memberi selamat berarti membenarkan agama mereka, sedangkan cuma ada satu agama tauhid yaitu ISLAM

    sekedar info. . .film "TANDA TANYA" yang di garap tokoh JIL hanung bramantyo, adalah SESAT. . .disitu menggambarkan semua agama adalah sama, MasyaAllah. . .semoga segera dibukakan pintu hidayahnya

    http://panjarwala417.blogspot.com/2012/02/indonesia-tanpa-jil.html (disini ada beberapa contoh pemikiran2 sesat tokoh JIL, semoga bermanfaat)

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya sependapat untuk ini, semua udah diwakilkan.. intinya JIL itu bukan lah islam, islam ngga ada yang liberal.. sempet juga denger tentang film tanda tanya itu, memang itu film bener-bener kelewatan..

      Hapus
    2. Islam bukan "liberal" dan "literal"!

      Liberal yang diusung JIL hanya pepesan kosong, mengajak bebas berpendapat tapi membungkam dan menutup mata akan kebenaran. Menawarkan intelektual tapi mengabaikan keimanan.

      Namun aneh jika memahami Islam sekedar "literal" saja tanpa memahami secara kaffah (utuh). Lafadz "Allahu Akbar" dijadikan kata provokasi untuk ngerusak alam semesta. Mungkin orang2 kafir non ISlam akan melongo "oooooow arti dari Allahu Akbar tuh : hancurkan! bakaaaarrr! srbuuuu!, gituh ya?"

      Hapus
    3. Nah, ini nih, nulis referensi dari blog Panjarwala417, penulisnya dulu temanku. Sekarang dia sibuk khuruj dengan JT dan bercita-cita menimba ilmu ke India, masjid yang dikelilingi makam orang suci. Sudah berbeda haluan, komentarku di blognya banyak yang aku hapusin. Membongkar kesesatan aliran Ahmadiyah, Islam Liberal, tapi kok tidak mau mempelajari sejarah alirannya sendiri

      Hapus
  7. Kalo menurut saya kalo dia sudah tidak mengakui kalo Al Quran dan Hadist adalah suatu kebenaran, ya berarti bukan Islam dan tidak boleh mengaku Islam.

    Yang penting turutin hati nurani aja sob, dengan hati yang jernih pasti apa yang kita lakukan ada dalam tuntunan-Nya. Insya Allah.

    Thanks sob sharingnya :)

    BalasHapus
  8. Herry, ada komentar di atas nyebut Gus Dur... padahal bagi para Ulama Gus Dur adalah sesepuh JIL dan gurunya M Romly dedengkot JIL. Banyak yang masyarakat luas belum paham tentang JIL.

    Soal kenapa Islam terpecah-pecah tentunya tidak terpisahkan dengan masalah hidayah. Ada semacam dorongan jiwa agar kita selalu mencari pencarian Islam mana yang benar. Aku pernah menulis tentang Setan berwujud manusia menggunakan surban yang mengutip ayat-ayat Al Qur'an secara sepotong-sepotong. Saking gaibnya Al Qur'an itu, potongan ayat Al Qur'an bisa dijadikan mantra untuk mengundang setan.

    Selain JIL masih ada Ahmadiyah, Syiah, Jamaah Tabligh dan lain-lain. Mereka ini berada di alirannya merasa nyaman, kuat, tenang dan bahagia. Sementara keluarga besarnya akan merasa gelisah, karena mereka akan meninggalkan hubungan keluarga, beranggapan level mereka lebih tinggi sebagai manusia calon penghuni surga.

    Ritual-ritual akan dijalani untuk meraih kekuatan, ketenangan, kebahagiaan di dunia ini demi meraih surga. Tetapi bila ditelusuri sejarah, pendiri, kitab acuan mereka akan banyak keanehan-keanehan. Dan memang tugas ulama, atau di Indonesia MUI untuk mempelajari hal itu.

    Bagaimana tidak, seorang master di Jamaah Tabligh akan mengutamakan mengunjungi masjid suci di India bukannya berhaji di Makkah, lalu mereka akan mendapatkan ilmu Laduni, semacam kesaktian mistik termasuk kemampuan mempengaruhi orang lain.

    Aku dikatain dukun oleh seorang anggota Jamaah Tabligh, padahal aku hanya mencoba mengupas kebenaran, sejarah, kejanggalan kitab acuan Jamaah Tabligh. Kebetulan anggota JT ini aku kenal baik. Aku tidak banyak mengenal orang di aliran lain.

    Mirip MLM, para aliran Islam yang punya ritual yang tidak wajar ini akan sibuk mencari anggota. Kita mesti waspada sajalah. Semoga Allah selalu menunjukkan jalan yang benar untuk kita...

    BalasHapus
  9. PENDAPAT SAYA INI SAJA DEH...

    http://zonesa.blogspot.com/2011/06/shalat-potensi-yang-terabaikan.html

    http://zonesa.blogspot.com/2011/03/demo-dan-shalat.html

    http://zonesa.blogspot.com/2011/04/demonstrasi-janganlah-anarkis.html


    TERIMAKASIH...
    MOHON TANGGAPANNYA..

    BalasHapus
  10. Kalo pendapat saya tentang #IndonesiaTanpaJIL ada di blog saya ;-)

    BalasHapus
  11. hidup itu saling menghargai sesama, ga saling melecehkan agama yg kita anut ,
    pasti damai ga ada peperangan dan ga ada kebencian...

    BalasHapus
  12. JIL itu merusak Islam dari dalam... berbahaya, masa Islam dibilang agama ga sempurna, dll

    kalau non muslim menjelek-jelekkan islam itu masih dimengerti, tapi kalau orang islam menjelek-jelekan agamanya sendiri itu tak dapat diterima

    BalasHapus
    Balasan
    1. 2 Metode menjelekkan Agama Islam :
      1. Tersurat/ Jelas (ucapan dan tindakan menjelekkan ajaran Islam).
      2. Tersirat/ Terselubung (ucapan dan tindakan menyimpang dari ajaran Islam)

      Dalam sejarah masa lampau kita mengenal kedua golongan tersebut sebagai :
      1. Mu'tazilah >>> embrio dari ISLAM LIBERAL
      2. Mujasimah >>> embrio dari ISLAM LITERAL

      Selama ini kita dijebak dengan label2 dibelakang kata "ISLAM". Jika kita ingin bersatu dan mencapai kegemilangan Islam sebagai rahmat semesta alam, Saatnya kita katakan ISLAM is ISLAM. Tanpa embel2 apapun di belakang kata ISLAM. Sekali lagi ISLAM is ISLAM !!!
      ========================

      ..."Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma'aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir." (QS Al Baqoroh, 2 : 286)


      ..."Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebih-lebihan dalam urusan kami [] dan tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap kaum yang kafir".(QS Ali Imran, 3:147)

      Amin.
      Maha benar Engkau ya Allah atas segala firman2Mu.

      Hapus
    2. Ane sepakat sama anta, bang samaranji.

      Hapus
  13. sudah jelas peringatan Allah atas umatNYA yg ingkar..mba jg ga ngerti lah, mending masak yg enak aja buat keluarga heheeh

    BalasHapus
  14. yahhh...beginilah kalau dunia mendekati akhir zaman..salut buat artikel abang,salam blogger bang.

    BalasHapus
  15. Waduuuuh.... Saya gak berani koment di sini, takut nambah keruh.....

    BalasHapus
  16. iya ya, jadi perang sodara nie. tapi kalau sudah jelas salah si menurut saya ga papa kalau dipreangi. tapi kalau yang berbeda pendapat masalah sepele, cuma karena kunut' cuma karena wirid! itumah yang keterlaluan.. semoga kita tidak di pecah belah.

    BalasHapus
  17. jika sikap saling menghargai agama lain ancur deh dunia ini

    BalasHapus
  18. Simalakama... Membahas ini akan menjebak kita pada "menggunjing"
    Saling sesat menyesatkan, saling kafir mengkafirkan, dimana mungkin saja banyak diantara kita yang hanya ikut2an. Dan siapa yang tertawa puas melihat ummat Islam diombang ambingkan? Iblis dan bala tentaranya.

    Namun pada ayat yg ke 10 itu sungguh indah, Mas. Kurang lebih artinya :
    10. Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat.

    Ya Allah, tunjukilah kami jalan yang lurus. (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat. Amin

    Maha benar Allah dengan segala firman2Nya.

    BalasHapus
  19. satu KATA hanya satu KATA, Tak Kenal Maka Tak Sayang.

    BalasHapus
  20. yg pastix JIL dan FPI itu beda..., scr spesifikx JIL dan Islam i2 beda jauhhh!..., bedax adalah MUI tlh mengelurkan fatwa SESAT tntng pemikiran2 JIL dan MUI tdk mengelurkan fatwa sesat tuk FPI. benar apa yg dikata oleh Nurmayanti Zain belajar islam Yuk...! *smile

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul... Gak perlu belajar JIL, gak perlu belajar FPI kaan, apalagi menjadi bagian dari mereka. Islam is Islam :D

      Hapus
  21. pokoke sholate nang mesjid jama'ah, ndemek cewek batal, gak pernah melakukan 5 yang di larang, manut wong tuwek.....

    Insya alloh uripe ayem, slamet, dari pada terlalu mengikuti pengaruh sana sini,,, intinya duit, who is doo it.....

    BalasHapus
  22. Idem dengan Maya: belajar Islam dengan lbh baik dulu..

    BalasHapus
  23. yang jelas JIL tidak pantas hidup di Indonesia

    bayangkan sob, dedengkotnya JIL kan belajar islam ke Amerika, aneh kan, kalo mau belajar islam yang bener ya harus ke timur tengah, dimana islam lahir disitu

    bener-bener sudah dicuci otak tuh para dedengkot JIL..:}

    BalasHapus
    Balasan
    1. hmmm......
      masak sih mas...??
      bukankah nabi bilang belajarlah sampai ke negeri china...??
      apa bener tuh mereka belajar islam atau belajar yg lain...??
      sesungguhnya prasangka itu tdk baik...
      :)

      Hapus
  24. aku lum mendalami JIL tapi dari kata liberalnya aku gk suka , karna setau saya ujung2nya nanati menyama ratakan hak dan agam , padahal itu dilarang ... jangankn menyamaratakan agama mengatakan agama ku lebih baik dari agama mu terhadap non muslim gak boleh . tetap berkata agama ku yang benar yang lain..... ..?
    bagi saya tidak menutup kemunkinan JIL korban polik kotor musuh islam ,
    dimana tanpa disadari pemikiran yg muslim pakai bukan pemikiran muslim yg hakiki tapi pemikiran yg tercampuri ,.. karna ini ada programnya di non-islam
    http://insanicita.blogspot.com

    BalasHapus
  25. wah kesini lagi baca artikel ini lagi,

    BalasHapus
  26. kedunya ada kekurangan dan kelebihan...
    tinggal kita yg memilih...
    :)

    BalasHapus
  27. alaikum salam wa rahmatullahi wa barakatuh..
    setuju, Mas Herry.. meskipun kedajjalan JIL itu jelas banget buat beberapa orang.. tapi kita juga musti waspada pada kedajjalan yang samar.. Sabda Rasulullah tentang Dajjal intinya memperingatkan kita bahwa Dajjal dan balatentaranya (<== yang kita gak tau pasti) akan menawarkan surga padahal neraka, menawarkan neraka padahal api.

    Orang JIL kena tampar ama yang ini:
    6. Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.


    Orang FPI kena tampar ama yang ini:
    2. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu meninggikan suaramu melebihi suara Nabi, dan janganlah kamu berkata kepadanya dengan suara yang keras, sebagaimana kerasnya suara sebagian kamu terhadap sebagian yang lain, supaya tidak hapus (pahala) amalanmu, sedangkan kamu tidak menyadari.

    dalam konteks JIL dan FPI ini.. saya cenderung menyatakan: kedua-duanya adalah "pemain". Jangan terjebak permainan mereka.

    Ini saya tujukan ke para pentolannya, kalau umat yang di bawahnya sih korban aja.. patut dikasihani dan patut kita sampaikan tarbiyah yang lebih baik.. Allahua'lam.

    BalasHapus
    Balasan
    1. *neraka padahal surga.. salah ketik wkwkwkwk!

      Hapus
    2. Semua manusia punya sisi kebaikan dan kejahatan masing-masing. Kalo FPI, aku rasa ada sebagian yang anggotanya bukan anggota yang suka berteriak-teriak, anggotanya terlalu banyak soalnya. Bagaimanapun juga mereka berusaha mengingatkan agar kejahatan terhadap agama tidak merajalela.

      Sekelompok dari FPI juga mengadakan acara kegiatan sosial berkaitan dengan bencana alam. Jadi termasuk divisi mana yang dia ikuti.

      Sebaiknya FPI memang mengurangi kegiatan yang berpotensi dengan melakukan aksi kekerasan. Kemarin waktu demo Indonesia Tanoa JIL, aku ngikutin, dan salut demonya berhasil dilakukan secara damai tidak rusuh...

      Hapus
    3. @ Om/Tente Muxlimo (Muslimo?)
      Eh Om... kalo lu cowoq nulisnya Muslimin, kalo lu ceweq nulisnya Muslimah. Kalo Muslimo... yaaa transgender kaleeee... haha :D *ups Maaf ya Om/Tante

      Maaf ya, Om...
      Elu nyinggung2 Dajjal emangnya mo menggiring kami ummat Islam pada konsep elo itu yang tentang AntiKristus? Mau jualan Film Arrivals? Wkwkwk.... capeee deee.

      Buka dulu topengmu, Om/ Tante...
      http://debu-semesta.blogspot.com/2012/02/al-quran-true-wake-up-project.html
      (Maaf ya, Mas Herry jika dianggap nyepam).

      Begitu liciknya Iblis dan bala tentaranya. Firman Allah Ta'ala kurang lebih artinya :

      QS At Taubah, 9:107. Dan (di antara orang-orang munafik itu) ADA ORANG ORANG YANG MENDIRIKAN MASJID UNTUK MENIMBULKAN KEMUDHAOROTAN (PADA ORANG ORANG MU'MIN), UNTUK KEKAFIRAN DAN UNTUK MEMECAH BELAH ANTARA ORANG ORANG MUKMIN SERTA MENUNGGU KEDATANGAN ORANG ORANG YANG TELAH MEMERANGI ALLAH DAN RASUL-NYA SEJAK DAHULU (*). Mereka Sesungguhnya bersumpah: "Kami tidak menghendaki selain kebaikan." Dan Allah menjadi saksi bahwa sesungguhnya mereka itu adalah pendusta (dalam sumpahnya).

      Maha benar Engkau Ya Allah atas segala firman-firman-MU.
      Semoga kita semua bisa mengambil hikmah. Amin.

      Hapus
  28. kunjungan gan ** salam kenal yah sob, saya tunggu kunjungan baliknya yah :D **

    BalasHapus
  29. Balasan
    1. Haha.... mana ada seorang muslimin atau muslimah terbiasa bilang FU*K?

      Trica Jus domba provokator :p

      Hapus
  30. hm,,, Islam itu sebenarnya indah. salah satu buktinya ya kutipan ayat yang dipost di sini. hanya saja entah siapa yang memulai, banyak yang kemudian yang menjadi salah kaprah tentang apa itu islam, jihad, dll.
    misalnya jihad, jihad artinya tidak sesederhana memerangi orang2 kafir. tapi lebih dari itu. perang bukan jalan pertama yg harus ditempuh. saya juga kurang tahu, knp orang2 JIL langsung menyimpulkan jihad itu dengan perang dan kekerasan. saya rasa ada oknum2 tertentu di balik mereka. Wallahu'alam

    BalasHapus
  31. wah belum ada yang baru ya gan, koment aja ah. biar rame

    BalasHapus
  32. Isyu agama memang paling mudah dijual ya sob, dan itu dilakukan oleh pemuluk agama itu sendiri, padahal selalu ada kepentingan di dalamnya. Di Indonesia ini, agama sama saja dengan politik, politik sudah menjadi agama, agama menjadi politik, keduanya sering bertukar tempat bergantung kepentingan mana yang mau dijual...

    BalasHapus
  33. Mereka mencari celah untuk bisa memecah belah persatuan umat Islam lewat apa saja. Al-Qur'an dan Alhadist pegangan dasar untuk kita.Ane setuju, mari belajar Islam,jangan sampai Islamnya diri kita adalah "Islam keturunan".
    Nice share sop,thanks ya,happy blogging.

    BalasHapus
  34. bagi bagi kata2 motivasi gan,,

    ==================================================================
    Hanya dua hal yang bisa menjagamu dalam ketidak berdayaanmu saat dimabuk cinta, yaitu kesetiaanmu kepada Tuhan dan penghormatanmu kepada kemuliaan dirimu.
    ==================================================================
    semoga dapat di terima gan :D

    BalasHapus
  35. berbagi Kata Kata Bijak Nabi Muhammad SAW gan
    Pahlawan bukanlah orang yang berani meletakkan pedangnya ke pundak lawan, tetapi pahlawan sebenarnya ialah orang yang sanggup menguasai dirinya dikala ia marah.

    semoga bermanfaat dan di terima yah :D

    BalasHapus
  36. kunjungan gan .,.
    bagi" motivasi .,.
    jangan pernah mengeluh dengan apapun .,.
    tetaplah semangat dan nikmati semua.,.
    di tunggu kunjungan balik.na gan.,.

    BalasHapus
  37. belum begitu mengerti akan JIL, pertama kali baca di postingannya mas rio.#Kurin

    BalasHapus
  38. udah yang penting mah ga usah ikut2an JIL.

    BalasHapus
  39. saya setuju dengan ayat ini..Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang percaya (beriman) kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjuang (berjihad) dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar.....salam :)

    BalasHapus
  40. "Barang siapa di antara kalian melihat suatu kemungkaran hendaklah ia mengubah dengan tangannya; jika tidak mampu, maka dengan lisannya; jika ia masih tidak mampu, maka dengan hatinya dan itu adalah selemah-lemahnya iman.” - HR. Muslim

    Islam memang agama yang damai, tapi Islam juga agama yang tegas. Ngga abu-abu. Ngga labil. Islam itu pasti untuk yang benar dan untuk yang salah

    Tapi kalau bagi aktivis2 JIL, kebenaran semua relatif.
    Tapi kalau bagi aktivis2 JIL, agama semua sama dan semua benar
    Tapi kalau bagi aktivis2 JIL, selingkuh lebih baik dari Poligami
    Tapi kalau bagi aktivis2 JIL, Nabi Muhammad SAW masih diragukan konsepsi finalitas kenabiannya
    Tapi kalau bagi aktivis2 JIL, Matahari lebih baik untuk dipuja daripada yang lain
    Tapi kalau bagi aktivis2 JIL, Muslimah2 berhijab itu bego & ga ngerti bahwa hijab itu pakaian situasional, bukan pakaian sehari-hari
    Tapi kalau bagi aktivis2 JIL, tidak menyembah Allah SWT saja tidak apa2 apalagi berbuat maksiat
    Tapi kalau bagi aktivis2 JIL, menggambar bentuk & wajah Rasul itu tidak apa-apa
    Tapi kalau bagi aktivis2 JIL, ciuman dgn non-muhrim ditempat umum itu sah-sah saja
    Tapi kalau bagi aktivis2 JIL, membela wanita dengan rok mini lebih penting ketimbang membela Hijabi-hijabi yang mendapat perlakuan diskriminasi karena hijabnya

    Untuk melawan pemikiran2 liberal yang "nebeng" nama Islam itu tidak harus menjadi ulama / ustadz / kyai dulu. Bahkan ulama tidak luput dari dosa. Saya apalagi, jangan ditanya. Bukan, bukan menjadi alim & bersih dosa dulu baru membela agama Allah. Ini masalah hakiki, ini masalah keyakinan yang diporak-porandakan dari dalam badan Islam sendiri. Ini masalah pembuktian cinta kita pada Allah SWT & Rasul. Kita membela Allah bukan untuk Allah. Allah tidak perlu dibela, betul. Kita membelaNya untuk keselamatan kita sendiri, untuk keselamatan generasi kita nanti.

    Kita ngamuk2 & marah2 waktu Ibu & Bapak kita dihina-hina orang, apakah kita akan diam saja kalau Allah & Rasul kita dihina, padahal kita harus lebih mencitai Allah & Rasul diatas segalanya?

    Islam Liberal bukan Islam. Saya melawan pemikiran dan konsep Islam Liberal. Silakan menjadi libertarian, tapi jangan ngaku2 apalagi nebeng nama Islam. Kebenaran bagi saya tidak relatif. Tidak semua agama itu benar, karena itu Allah menurunkan Islam sebagai agama PEMBENAR dan Inshallah akan selalu terjaga kebenarannya & kitab sucinya sampai akhir jaman.

    Mau lihat faktanya? Silakan download buletin perdana #IndonesiaTanpaJIL di link ini >> http://www.indonesiatanpajil.com/download/

    Mari lawan pemikiran dengan pemikiran. Bukan cemooh kosong apalagi kekerasan tidak berdasar. Allah SWT be with us all :) Salam ukhuwah

    Wassalam,
    Iwed
    @lustfordeath

    BalasHapus
  41. wahhh...
    apa JIL nggak baca Al-Qur'an atau gimana ya...
    udah bener kan apa yang ditulis di Al-Qur'an itu, tinggal ikutin aja kok repot...
    Jangan mencoreng agama islam dong...

    BalasHapus
  42. Kunjungan pertama di blog ini temanya berat euy, tolong dilike ya, artikel yg menarik semoga makin rame pagenya :)

    Btw temen2, mungkin temen2 disini ada yg dah pernah nyobain game online MMORPG PUTRA LANGIT ??, jadi gini aku baru-baru ini main game gokil keren ini neh - PUTRA LANGIT ONLINE - dah nyobain wa waktu itu pas masa alpha test gameplay-nya addicted banget loh banyak fitur menarik, klo mo tau lebih lanjut masuk aja fanspagenya di -> http://www.facebook.com/putralangit.online, dan MICROSITE-nya => http://putralangit.capple.net/microsite/ , game ini diangkat dari komik terkenal TONY WONG "LEGENDA PUTRA LANGIT" yang terkenal itu loh, cekidot aja biar lebih jelasnya di link2 yg ane kasih klo suka jangan lupa di like yo

    BalasHapus
  43. Nice post gan, tetap semangat nge-blognya :D
    Kunjungan Malam ..
    Allahuakbar ..

    BalasHapus
  44. padahal udah dijelaskan dalam Empat Pilar Negara Kita. harusnya kalau dipandang dari sudut berbangsa dan bernegara.. hal itu lah yang harus dipegang, bukannya malah main tumpah darah atau saling menyalahkan. malah menunjukkan ketidakdewasaan itu...




    salam kenal, akhy

    BalasHapus
  45. salam sukses gan, bagi2 motivasi .,
    nikmatilah hidupmu agar kamu tidak merasa bosan dalam setiap keadaan.,.
    ditunggu kunjungan baliknya gan .,.

    BalasHapus