Selasa, 13 Desember 2011

Seandainya Saya Menjadi Anggota DPD RI Wilayah Jakarta

Assalamualaikum wr, wb.
Tulisan ini sengaja dibuat untuk mengikuti kelanjutan menulis blog yang diselengarakan oleh Lomba DPD RI sebelumnya saya telah berandai-andai menyuarakan sedikit aspirasi tentang memanfaatkan secara penuh teknologi internet untuk kemajuan disegala Daerah yang berjudul Andai Aku Menjadi Anggota DPD RI dan kali ini pun mengangkat tema yang sedikit sama di judul namun berbeda isinya.

Dalam kesempatan kali ini yang ingin dilengkapi adalah jika saya menjadi anggota DPD untuk bagian daerah wilayah yang saya tinggali, kebutulan saya terlahir di Jakarta dan menetap disini juga. Maka saya harus memanfaatkan moment penting ini agar harapan bisa sedikitnya mampu terbaca dan semoga terbantu untuk para anggota DPD RI Region Jakarta yang sesungguhnya.

Solusi Kemacetan Di Jakarta
Semua orang yang pernah berkendara di Jakarta pasti pernah merasakan dengan situasi dimana kemacetan bisa membuat seseorang menjadi emosi, marah, kecewa, dan lain-lain. Banyaknya waktu yang terbuang, tenaga, juga pikiran disaat menempuh perjalanan disaat terjebak ditengah kepadatan kendaraan.
Banyak sebenarnya ide-ide yang bisa dijadikan solusi untuk mengatasinya, sebagian telah dipraktekan dan dikembangkan sepeti penambahan jalan layang, menambah armada angkutan masal seperti busway, kereta, angkutan kota dan sebagainya. Namun menurut saya penggunaan busway masih ada sedikit kurang mengena untuk masalah kemacetan, justru kegunaannya berdampak sebaliknya. Saya disini sebagai pengguna jalan begitu merasakan situasinya secara langsung, bagaimana jalan-jalan di Jakarta menjadi begitu sempit di jalur-jalur tertentu karena dibuat hanya boleh dilewati khusus untuk busway. Solusinya dibuka saja jalurnya disaat jam kerja, dan ditutup kembali untuk umum di jam tertentu.

Seandainya Saya Menjadi Anggota Dpd RI

Banyaknya Pengguna Jalan
Saya yakin 80 persen pengguna mobil pribadi yang ada di Jakarta dan datang dari luar Jakarta tidak pernah menggunakan busway untuk berpergian, bahkan kalo menurut saya
menilai 8 dari 10 orang jarang menggunakan angkutan umum untuk yang mempunyai kendaraan pribadi yang tinggal di Jakarta.
Sedangkan pengguna kendaraan tersebut setiap harinya terus bertambah, contoh kecil seperti saya pengguna kendaraan motor roda dua (motor) tidak akan menggunakan fasilitas ojek untuk kegiatan sehari-hari. Begitu juga tentunya para pengguna kendaraan roda empat, kemungkinan besar seperti itu terkecuali bagi orang yang mempunyai kesadaran tinggi untuk tidak menggunakan kendaraan pribadi untuk pergi ke kantor dll demi mengurangi kepadatan kendaraan.
Terkadang saya sering berandai, jika mempunyai kemampuan untuk mengurangi tingkat kemacetan di jalan Jakarta saya akan melarang para Pegawai Negri untuk tidak menggunakan kendaraan pribadi untuk ke kantor.

Sepertinya terlalu banyak ide-ide yang ingin saya sampaikan disini, namun terpaksa saya tutup sampai disini karena kendala dalam kemampuan penulisan hanya terbatas untuk sebuah ponsel biasa. Harapan besar semoga masukan kecil ini dapat menjadi nilai tambah bagi kemajuan Daerah tidak hanya di
namun juga seluruh
Daerah Nusantara, Indonesia
Terima-kasih dan salam hangat untuk para pembaca dimanapun anda berada, wasalam. :)

76 komentar:

  1. kalau menurut saya solusi mengatasi kemacetan yaitu dibatasi produksi kendaraan pribadi dan pembatasan pemilik kendaraan harus dilakukan secepatnya.
    semoga sukses kontesnya gan.

    BalasHapus
  2. @Banyoy Biru sama :D
    @Fazri betul juga tuh sob, produksi kendaraan harus dibatasi. sekarang bahkan untuk kendaraan roda dua bukanlah hal mewah lagi, bagi yang mampu punya mobil gak cukup cuma hanya satu.

    BalasHapus
  3. mungkin karena kalau naik angkot kudu oper kesana kemari ya dan keadaan juga nggak aman, bikin malas naik kendaraan umum jadi kebanyakan memilih pakai kendaraan pribadi.
    memang banyak pemicu jalan macet

    BalasHapus
  4. wwwuuuoooo.... kereenn.... jadi anggota DPD RI..... aahhiihhihihiiiii..... bayangkan kalau lagi didemo wargaa.... aahhahahaaa......

    BalasHapus
  5. kaito sama. . .kalo kaito kidd jadi anggota DPR gimana yah??

    ~Korupsi Big Jewel hehehe

    salam ukhuwah Islam

    BalasHapus
  6. @Ninda Rahadi iya rata2 kalo sudah punya kendaraan pribadi lebih malas naik kendaraan masal, karena demi keamanan juga, perlu banyak pembenahan yang lama untuk mengubah kenyamanan yang telah hilang.
    @'Kaito' Pasca Driyarkara ayoo ikutan biar semakin meriah acaranya, kapan lagi menyuarakan andai-andai untuk perubahan daerah yang kita huni menjadi lebih baik..
    @Kaito Kidd bisa sama gitu ya #Kaito :D
    Salam ukhuwah juga kawan :)

    BalasHapus
  7. menurut saya sih mas, untuk kemacetan alangkah bagusnya BBM jangan di subsidi lagi, karena toh pada kenyataanya, orang2 kaya yang memakai fasilitas tersebut dan mobil-mobil pun makin membeludak :D

    BalasHapus
  8. @putroe intan Itu juga ide yang bagus, namun sekarang sayangnya yang kaya justru yang punya kuasa. Drpd beli mahal mereka borong dengan menjual harga tinggi, buka POM bensinnya sekalian kalo perlu, tinggal rakyat jelatanya deh yang kelimpungan. Malah kalo gak salah para pegawai negri yang jabatannya lumayan dapet jatah bensin tiap bulannya, dapet mobil dinas juga.. Enak toh *bingung*
    Kalo buat para pengusaha biar pun mahal seberapa pun bisa kebeli dengan cara menaikan juga harga usahanya..
    Ada lagi sih usul biar jakarta gak tambah macet dengan cara melarang mahasiswa ataupun pelajar menggunakan kendaraan pribadi, walaupun dengan supir pribadi. Jadi dibiasakan hidup sederhana sejak dini.

    BalasHapus
  9. He he menurutku Berlakukan Three In one di semua jalanan Jakarta...kalo perlu Four on one skalian....and harus bener2 tegas...

    BalasHapus
  10. @Nur Prasetiyo (Zutonx Blog) 3 in 1 saya rasa juga kurang mempan, banyak orang yang menggunakan jasa joki atau malah kalau berani ya jalan saja dan mencari jalan alternatif untuk menghindari jalur 3 in 1, malah jalan alternatifnya yang justru bertambah macet..hehe

    BalasHapus
  11. semoga bisa jadi anggota DPD RI hehehehe

    BalasHapus
  12. kalau saya sobat, mending menjadi rakyat biasa saja, dari pada menjadi anggota DPR...

    BalasHapus
  13. hmmm, gue belum bisa bayangkan, ke jakarta aja belom

    BalasHapus
  14. @duniaely makasih ya el :)
    @Zh!nTho bukan jadi, tapi cuma berandai-andai aja kok :D
    @Asis Sugianto sama gan, saya juga.. ngebayanginnya aja dah puyeng, gimana ngejalaninnya :D
    @joe Rizky jangan dibayangin deh gan, pegel..hehe

    Makasih ya sobat atas dukungannya.. :)

    BalasHapus
  15. didoain dee kang.. ini kontes ya?!?! moga menang deh klu gitu kang kontesnya ;)

    Belajar Photoshop

    BalasHapus
  16. Selama angkutan umum belum nyaman dan aman, tentu saja masyarakat lebih memilih kendaraan pribadi...

    Trims sudah mampir :)
    www.1sthappyfamily.com

    BalasHapus
  17. @PS Holic terima-kasih kawan atas doanya :)
    @Lina Gustina yang memberi aman adalah rasa yang tidak pernah kekurangan, seandainya semua orang merasa berkecukupan. Saya yakin tidak ada lagi orang yang serakah dan juga orang nekat, karena tidak punya apa-apa.
    Sama2 trims juga :)

    BalasHapus
  18. ide yang perlu dipertimbangkan khususnya penggunaan mobil pribadi buat pns...pastinya saya doain,kalau lagi ikut kontes semoga menang ya?

    BalasHapus
  19. @Darmanto uniknya cuma di hari sabtu dan minggu atau libur di Jakarta tidak terlalu macet. Bukan untuk para PNS saja, tapi semua pihak yang seharusnya menyadari. Bayangkan saja ribuan kendaraan menumpuk berjam-jam, dan cobalah lihat kedepan berapa liter bahan bakar yang terbuang sia-sia karena macet!!

    BalasHapus
  20. semoga masukan mu ini bisa bermanfaat ya bang... smoga menang - Salam

    BalasHapus
  21. Tinggal di Jakarta umur kita habis di jalanan, kondisi macet yang terus terjadi setiap harinya secara tidak langsung memaksa kita harus menikmati "wisata kota" di jalanan. Coba deh dihitung dalam satu hari, berapa waktu yang harus dihabiskan di jalanan akibat menunggu antrian macet. Dijamin polll... :-0

    BalasHapus
  22. ninj kontesnya?
    semoga menang ya:)
    izin follow blog ini :)

    BalasHapus
  23. @Obrolan Blogger.com yup semoga saja bisa terwujud, amien makasih ya. :)
    @Blogger Borneo sebenernya gak cuma di Jakarta saja kok, di kota2 besar di Indonesia juga begitu, misalnya di kuta bali atau di puncak bogor. Semua tak luput dari dampaknya macet karena populasi kendaraan yang setiap hari semakin pesat.
    @Bayu Aldi Yansyah makasih bay :)

    BalasHapus
  24. Perubahan yang besar di mulai dari perubahan yang kecil.
    Satu orang akan membuat perbedaan, tapi 1000 orang akan membuat indonesia berubah.

    Karena itulah, perubahan diawali dari diri masing2. Buat yang berdasi dan berhak tinggi, anda sudah cukup kaya, pikirkanlah kita2 yang di bawah :D
    Malah ngelantur kmana2 omongannya :D

    Btw smoga harapan anda dan semua warga dapat terkabulkan,amin

    BalasHapus
  25. Sukses ya sob kontesnya.Maju terus pantang mundur.

    BalasHapus
  26. Sangat menarik sob...sukses follow 40, follow balik ya :)

    BalasHapus
  27. Suatu ketika, kemacetan mungkin bisa terjadi di manapun. Bagaimana tidak... jaman sekarang satu keluarga bisa memiliki lebih dari satu kendaraan. Baik mobil maupun motor... fenomena seperti ini sebenarnya PR bagi kita semua. Terutama bagi pejabat yang ikut bertanggung jawab dalam kasus ini... Mantap sob. Salam sukses...

    BalasHapus
  28. @Cerita Tentang Dunia: segala sejarah negara di dunia setiap saat ada perubahan, namun jika semakin parah bukankah itu tidak bagus. Jika sebelum kedepan belum ketahuan, alangkah baiknya dari sekarang membuat perbaikan agar lebih baik.
    @Bisnis Online Blog: terima-kasih sob atas dukungannya ya :)
    @Tonnys wah makasih ya dah follow, secepatnya akan saya follow balik :)

    BalasHapus
  29. Bagai mana solusi menanggulangi bencana banjir yang diperkirakan akan terjadi bulan januaru-feb 2012?

    mungkin sebagi calon DPD di kemudian hari bisa memikirkan solusinya. hahahha
    moga sukses ngontesnya ya :)

    BalasHapus
  30. Abiezz orang orang jakarta kagak ada yg mau sepeda si kalau pake sepeda macet jadi berkurang

    BalasHapus
  31. gaka ada niat sedikitpun untuk menjadi anggota DPD apalagi di jakarta,,,

    BalasHapus
  32. semoga jadi kota yg asri dan bersih, harus punya predikat bagus itu sebagai ibukota negara :)

    BalasHapus
  33. sukses yaaa, moga klo beneran suatu hari jadi anggota DPD RI Wilayah JKT gak lupa ama apa yg dirimu pernah tulis disini :)

    BalasHapus
  34. @Bayu Aldi Yansyah: amien, trima-kasih brat..
    @Baha Andes: semoga tahun kedepan banjir dapat teratasi dari sekarang jika masyarakatnya juga mau bersama-sama selalu mencegah dari penyebab timbulnya banjir sebelum datang.
    @Admin-Wahid Sahidu: sebagian beberapa orang yang bekerja di wilayah perkantoran Jakarta sudah ada kok sob, pelan-pelan semoga semakin berkembang dengan penggunaan sepeda.
    @Asis Sugianto: mumpung cuma berandai-andai ya gak masalah toh, siapa pun bisa ikutan dengan saling memberikan koreksi terbaik dengan hasil yang bermanfaat untuk kemajuan Daerahnya masing-masing. :)
    @Ladida C: semua itu juga bisa terwujud dari seluruh pihak masyarakat maupun pemerintahan, yang saya harapin sih semoga para pekerja kebersihan mendapatkan kehidupan yang lebih layak. karena tanpa mereka dimana pun tidak ada yang namanya tempat bersih jika tanpa seseorang yang melakukannya.
    @Annesya: terima kasih kawan atas dukungannya. :)
    @.:diah:.: ini bukan menjadi Anggota DPD RI beneran kok, kan cuma lomba berandai sekalian memberikan anspirasi tentang daerahnya, terutama untuk para pengguna twitter dan blogger diseluruh nusantara :)

    BalasHapus
  35. wahhh gan ikut kontes SEO ya gan? makin sukses aja nih sepertinya perusahaan itu karena postingan sobat mantep nih semoga menjadi juara unggulan dan meraih gelar sebagai THE WINNER amin!

    BalasHapus
  36. di sini juga udah mulai macet, gak hanya itu, roda ekonomi pun macet. banyak yang nganggur, hanya jadi tki solusinya

    BalasHapus
  37. @Farixsan Quilicuor (Faris Hardiyanto
    177): amin :D terima-kasih gan.
    @Sadeva Aldy Pratama: dukung terus ya ketik R spasi I kirim ke LombaDPD :D
    @rusydi hikmawan: waduh masa solusinya kabur dari masalah sih, walaupun memang pkrjaan tki itu bagus. ayo selesaikan secara bergotong royong. jadikan negri ini ladang pekerjaan yang bagus, mumpung acara langsung dari pemerintah semoga aja para anggota DPD RI beneran gak cuma sekedar baca. :)

    BalasHapus
  38. banyak sarjana bahkan profesor yang punya rencana bagus dalam menanggulangi sejuta masalah dijakarta,tapi pada prakteknya sangat sulit karena harus terbentur dengan berbagai pihak termasuk system peraturan yang berbelit2

    BalasHapus
  39. Mungkin perlu di bangun jalan raya bertingkat ya sob,

    Lam knl sob,sekalian follow no 45 di blog ini

    BalasHapus
  40. macet mah sekarang udah dimana-mana sob.. sampe bosan, hehe..

    btw, tulisannya kecil banget, aduuhh mata saya ampe micing2 gini bacanya.. gedein dikit dong.. :D

    BalasHapus
  41. @Andy: Setiap masalah perkotaan dimana pun bisa terpecahkan bila semua mampu bergerak dan menciptakan perubahan. Jika kemacetan itu ada, pastilah ada penyebabnya. Sekiranya itu yang saya lihat selama ini, perubahan begitu drastis setelah hadirnya busway di jakarta.
    Maksud saya disini bukan salah dengan karena adanya busway, tapi menurut saya busway masih kurang memecahkan dari masalah itu sendiri.
    @Suratman Adi: Justru sudah ada kok jalan layang di jakarta, bahkan banyak dan akan banyak pula penambahan jalan layang baru. Namun lihatlah contoh kecilnya di jalan tol dalam kota, ketika keluar dari Tol tersebut terhalang oleh jalur khusus busway. Seperti ada persimpangan jalan setelah keluar Tol, dan rata-rata jalan disekitar situ pun menjadi sempit.
    @gamazoe: jika macet itu ada kenapa gak kita lenyapkan saja, saya heran yang bikin bosan kok pada di pelihara ya :D
    Oh maaf, nanti di benerin lagi deh tampilan blognya, maklum dulu iseng-iseng pas maen ke warnet :D makasih ya atas masukannya.

    BalasHapus
  42. Semoga semua ide2nya dapat tersalurkan :)

    Ini untuk kontes juga ya? Good luck deh kalau gitu.

    BalasHapus
  43. mampir lagi nii kang menjelang matahari bentet nongol di ufuk barat :p

    Belajar Photoshop

    BalasHapus
  44. Semoga sukses dengan kontesnya sobat...
    Datang dengan dukungan

    BalasHapus
  45. klasiiiik....
    permasalahannya itu-itu aja walaupun udah puluhan tahun..
    indonesia..indonesia..

    X'(

    BalasHapus
  46. Macet sepertinya menjadi budaya di Jakarta nih.
    Berbagai macam cara telah dilakukan oleh pejabatnya tetapi belum juga membuahkan hasilnya.
    Semoga nantinya akan ada solusi yang terbaik demi mengurai kemacetan di Jakarta

    BalasHapus
  47. weleh... yang punya mobil mana maaauu.. pake angkot, walaupun buswaynya udah mewah banget sekalipun.

    macetnya karena tiap bulan yang punya mobil dan motor itu nambah terus,,,

    BalasHapus
  48. wah belum ada postingan terbaru nih sobat????

    BalasHapus
  49. Tuw mobil pada di libas ajah..., ganti sepeda ontel..., ntar ga da lagi macet...

    BalasHapus
  50. berantas tuh kemacetan gan, biar jakartanya enjadi ibukota yang nggak macet
    hahaha

    follback ya gan

    BalasHapus
  51. apa bisa mas...??
    kalo setiap orang sadar dengan angkutan umum mungkin bisa...
    :)

    BalasHapus
  52. kayaknya banyak banget yg pgn jd DPD :D

    BalasHapus
  53. ide yang bagus bro untuk menjadikan permasalahan kemacetan sebagai topik yang wajib untuk segera dicari solusinya. :)

    BalasHapus
  54. moga2 tulisannya menang ya, ijin follow deh

    BalasHapus
  55. semoga aja bisa tercapai keinginannya, meskipun masih berandai-andai.. wkwkwk =))

    BalasHapus
  56. mamapir lagi nih sobat, selamat tahun baru yach sobat...

    BalasHapus
  57. nice gan....jadi pemimpin yg memiliki pikiran positif...jgn kyak yg sekarang...korupsi aja.. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya tuh korupsi mulu, smoga pada tobat deh yak :D

      Hapus
  58. good luck ya dgn kontesnya, thanks atas kunjungannya

    BalasHapus
  59. hohohoho semoga sukses kontesnya ya..
    tapi yang dilarang pake kendaraan pribadi knp harus pegawai negeri aja ya??

    lha wong yang banyak pake kendaraan pribadi justru yang kerja diswasta, notabene most of them lebih makmur. justru pegawai negeri biasanya udah ada bis jemputan

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, terserah deh mau make apa nggak, udah egp buat dpd :D

      Hapus
  60. transportasi umum harus dibenahi, kereta, busway, monorel harus ada dan dibikin nyaman

    BalasHapus
    Balasan
    1. udah nggak nyaman semuanya sob, nggak menang sih :D

      Hapus