Minggu, 11 Desember 2011

Anda Memberi Demi Sang Pencipta, Kami Juga Meminta Kepada Sang Pencipta

Dunia hanya sementara, semua melakukan hal yang terbaik untuk diri sendiri juga sekitarnya. Kepedulian dengan sesama umat manusia, mahluk ciptaan Tuhan lainnya maupun alam akan membawa seseorang merasa lebih berarti dalam situasi yang jauh dari kesendirian didunia, namun sesungguhnya meratapi kenyataan yang sebenarnya itu akan sulit disentuh. Tidak semua bisa menikmati dunia dengan cara yang menurutnya paling benar, tidak semua bisa mendapatkan impian yang ternyata telah berlumut didalam khayalan. Bukan ingin mencela kejadian sehari-hari, tapi inilah cerita nyata yang tidak ingin dibaca atau dipraktekan oleh siapa pun.

Pengemis










Siapa yang mau menghidupi kami, siapa yang mau menafkahkan kami, jika bukan kami sendiri?
Ada yang bilang kami lebih kaya dibandingkan dengan mereka, sesungguhnya itu adalah hasil doa yang sukses didapat oleh sebagian beberapa dari kami yang hanya menginginkan dunia diraih. Karena semua tahu pemberian itu tercipta dan terwujud hanya datang dari kehendak sang pencipta.

Pengemis Jalanan











Kalian mengajarkan dan selalu mengingatkan untuk mendoakan siapa yang memberikan kepada kami, sementara kami juga menginginkannya, kami juga punya banyak doa untuk diri sendiri. Semua juga ingin merasakan, namun tolong jangan dihentikan tindakan kami, kami juga tidak menginginkan hidup dengan seperti ini. Semua punya mimpi, harapan juga masa depan untuk berjalan dengan lebih baik, sama seperti kalian merasa hidup yang layak. Tapi apa daya kami tidak punya apa-apa selain doa terhebat kepada sang pencipta.

26 komentar:

  1. terima kasih dah share, biar semakin dekat kepada sang pencipta

    BalasHapus
  2. sebenernya ini urusan pemerintah untuk mengurusi rakyatnya yang gak mampu. semakin banyak pengemis ini menandakan pemerintah gak becus mengurusi negaranya. negara kaya tapi rakyatnya miskin. ini ironis

    BalasHapus
  3. kasihan sekali ya melihat mirisnya hidup orang pinggiran seperti itu. setuju bagi komentator nomor 2 itu. seharusnya pemerintah campur tangan urusan rakyat kurang mampu. :(

    BalasHapus
  4. Saya setuju sama mas rusydi hikmawan...seandainya mereka dipindahkan kekampung mereka pasti punya pekerjaan, namun sayang orang kampung menganggap kerja itu lebih mudah kalau di kota, memang mudah kalau punya bakat dan skill, tapi kalau hanya bermodal kemauan saja percuma hasilnya tersisihkan oleh kejamnya kota... Saya memang orang kampung dan sangat prihatin dengan keadaan seperti ini, coba saja bayangkan dikampung tidak ada sama sekali orang muda...

    BalasHapus
  5. Terima kasih telah mengingatkan sobat...semoga nantinya pemerintah akan lebih memperhatikan kesejahteraan rakyatnya bukan lagi berorientasi memperkaya diri dan mempermiskin masyarakat...

    BalasHapus
  6. Tulisan sedikit tepai sarat akan makna yang menyadarkan kepada kita pentingnya akan berbagi kepada saudara-saudara kita seperti yang telah dicontohkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam saudaraku...
    Jadi sahabat di sini saudaraku

    BalasHapus
  7. Inilah kurangnya daya kerja pemerintah

    Tidak adanya kepedulian yang kuat

    share yang bagus sobat

    BalasHapus
  8. Pena hadir serta absen malam sob..artikelnya menyentuh dan terasa di hati pena neh

    BalasHapus
  9. Ya bgitulah fakta di negri kita tercinta..
    Keadilan sosial bagi seluruh pejabat indonesia..
    Rakyat miskin dipelihara oleh negara.. Lha seharusnya rakyatnya dimentaskan dari kemiskinannya to????
    "Hapy Bloging"

    BalasHapus
  10. Hidup itu insah jika kita saling berbagi

    BalasHapus
  11. saya suruh tinggal di kota itulah ungkapan lirik dari steven and coconut

    BalasHapus
  12. ini juga seharusnya menjadi PR besar bagi pemerintah tuk menuntaskan dan melaksanakan seperti yg di UUD tentang melindungi dan mensejaterakan golongan bawah...semoga emng bisa tdk hanya sekedar bisa di tulis saja tuh di UUD

    BalasHapus
  13. Seandainya saja Negara Indonesia ini Zakatnya Lancar dan Pejabatnya tidak banyak yang Korupsi, saya berani menjamin, jumlah orang jalanan bisa semakin kecil, dan bahkan sangat sedikit......
    Namun, pemerintahan yang Bobrok, jangankan pejabatnya, Presidennya saja seperti itu (disetir oleh amerika/obama).
    padahal,sebenarnya Indonesia bisa menjadi negara terkaya dengan segala kekayaan alamnya, namun masih minim Ilmu untuk mengolahnya......
    Negara Yang Bobrokkk...!!!

    BalasHapus
  14. pertanyaan yg sama: salah siapa? tanggung jawab siapa? jk di mana-mana masih banyak

    BalasHapus
  15. Aku datang untuk lihat-lihat, baca-baca dan menggalang persahabatan.
    Ohya terima kasih telah memberi komentar dengan kata-kata manis dan berkesan mendalam di Campoeng Cmoneng. Request-mu aku respons, Monggo... he he he
    TQ

    BalasHapus
  16. bener terkadang kita hanya mampu berdoa untuk lebih tegar mengahadapi kehidupan yang sangat menguji kehidupan..kita juga berharap agar pemerintah itu lebih celik untuk meliat kondisi rakyat...

    BalasHapus
  17. Manusia hidup harus saling menolong satu sama lain, sehingga terciptalah sebuah keharmonisan dalam kehidupan

    BalasHapus
  18. Ironi dinegri besar yang kaya dengan hasil alam.
    Semoga nasib mereka bisa dan cepat berubah.

    Salam.. .

    BalasHapus
  19. hai, makasih dah ke blog saya. lam kenal juga.

    BalasHapus
  20. baca berapa kalipun , masih bingung sob ?

    BalasHapus
  21. Sungguh memprihatinkan... Bagi kita yang setiap waktu bisa memegang laptop/komputer,hp mewah dan membeli pulsa yang setiap hari kita beli tanpa beban. Sesungguhnya sudah lebih dari cukup untuk setiap nafas menghembuskan rasa bersyukur. Kenapa bagi sebagian dari kita masih mencari cari peluang untuk melakukan korupsi...??? ( Artikel yang menyentuh sob... )

    BalasHapus
  22. tapi memang meragukan lho mereka beneran gak mampu atau nggak....
    soalnya memang beberapa ada yang sudah dibuktikan kalau mereka sebenarnya juga mampu
    coba deh ada ibu2 yang ngemis jalan jauh2 kan
    padahal tenaganya masih bisa jadi pembantu
    tukang cuci...
    kecuali kalau cacat kali ya atau sudah tua renta
    aku gak suka ngasih ke pengemis
    aku lebih suka ngasih orang jualan sendal atau pedagang plastik keliling
    bisa jadi mereka hidupnya lebih susah
    tapi tetep mau berusaha
    salut sama mereka

    BalasHapus
  23. bingung ama negara kita. orang miskin dan orang tidak mampu harusnya bisa lebih diperhatikan oleh pemerintah dengan cara memberikan bekal ketrampilan sehingga bisa berkarya dan mandiri.

    yuk berbagi tapi jangan sampe apa yg kitabagikan ke 'mereka' ibaratkan ngasih ikan bukan mengasih kail.

    BalasHapus
  24. sepertinya kita sudah terbiasa hidup sendiri tanpa sentuhan dari seorang pemimpin (pemetintah).

    BalasHapus