Sabtu, 19 November 2011

Musuh Dalam Selimut

Jauhi sejauh-jauhnya, buanglah jangan sampai terkenang kembali. Untuk mereka yang tidak pernah berguna dalam otakmu.

Buat apa memelihara mereka dalam keseharian jika hanya menjatuhkan setiap detak langkah laku selalu terlihat buruk dimatanya.
Untuk apa mengenalnya yang tidak pernah menguntungkan sedikit pun jika kemampuannya hanya menikam dari segala penjuru menggelapkan dunia yang paling berharga.



Bukan membenci, tapi jangan sampai rugi dikemudian hari.

Kenali mereka sedetil-detilnya, dalam setiap kenyataannya tidak pernah berdusta tapi itu semua realita palsu belaka. Rayuannya meragukan, memaksa dengan berjuta rasa manis dikata namun pahit dibaca.
Tak pernah ada dalam mimpi namun itu sudah terbayangkan bakal terjadi. Mereka akan pergi menjauh disaat targetnya telah mati kutu dan semoga saja itu bukanlah kamu.

2 komentar:

  1. membaca postingan agan herry jadi teringat pepatah arab terkenal

    "janganlah terlalu dekat dengan temanmu karena bisa saja suatu saat dia menjadi musuh besarmu. Dan jangan juga terlalu membenci musuhmu karena bisa saja suatu saat dia menjadi teman terdekatmu"

    BalasHapus
  2. Waah agan Bayu makasih atas masukannya :D
    Padahal tadi cuma lagi iseng aja..hehe

    BalasHapus